
Stadion Lapangan Kerapan Sapi Karang Dalem di Kabupaten Sampang menjadi saksi bisu kegiatan Lomba Perkutut Indonesia (LPI) Bupati Sampang Cup 2026 yang berlangsung meriah pada Minggu, 31 Mei 2026. Event ini menarik perhatian ratusan peserta dan penggemar burung perkutut dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia, menegaskan eksistensi Kabupaten Sampang sebagai pelopor dalam penyelenggaraan acara bertaraf nasional.
Meriahnya LPI Bupati Sampang Cup 2026
Ajang bergengsi ini merupakan salah satu bagian dari kalender kompetisi perkutut di tingkat nasional yang semakin dikenal luas. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa Sampang telah menjadi salah satu tempat yang diperhitungkan untuk mengadakan kegiatan yang tidak hanya menarik minat para pecinta burung, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi dan pariwisata lokal.
Partisipasi dan Kehadiran Pejabat Penting
Acara ini dihadiri oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi beserta beberapa tamu undangan penting, termasuk Ketua Umum Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) beserta pengurus, perwakilan dari Kodim 0828 Sampang, Polres Sampang, Pengadilan Negeri Sampang, serta kepala Dinas Pariwisata, Olahraga, dan Kebudayaan (Disporabudpar) Sampang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap kegiatan ini.
Apresiasi Bupati Sampang
Dalam sambutannya, Bupati H. Slamet Junaidi mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas terselenggaranya lomba tersebut. Ia menilai bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta perkutut, tetapi juga merupakan alat promosi daerah yang sangat efektif.
“Kegiatan seperti ini sangat menguntungkan karena mampu menarik peserta serta pengunjung dari berbagai daerah. Hal ini tentunya berdampak positif pada perekonomian masyarakat, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner, hingga layanan akomodasi,” tuturnya.
Komitmen untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif
Aba Idi, sapaan akrab H. Slamet Junaidi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang berskala regional maupun nasional. Ia percaya bahwa kegiatan seperti LPI Bupati Sampang Cup 2026 dapat mengangkat nama daerah dan memperkuat sektor ekonomi kreatif.
“Kami bertekad untuk mendukung penuh acara-acara yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan citra Kabupaten Sampang,” tegasnya.
Pengakuan dari P3SI dan Potensi Sampang
Ketua Pengurus Daerah P3SI Sampang, H. Zainul Ghaffar, juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sampang serta seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan lomba ini. Ia menilai bahwa Sampang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat kegiatan perkutut di Indonesia di masa mendatang.
“LPI Bupati Sampang Cup 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai momentum yang mempererat persaudaraan antar komunitas perkutut dari berbagai daerah,” ujarnya.
Atmosfer Kompetisi yang Sportif
Dalam kompetisi yang berlangsung, atmosfer persaingan terasa ketat namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Para peserta menampilkan burung perkutut terbaik mereka, yang dinilai oleh juri berdasarkan berbagai kriteria, seperti kualitas suara, irama, dan standar penilaian yang telah ditetapkan oleh P3SI.
Dampak Positif bagi Pembangunan Daerah
Keberhasilan penyelenggaraan LPI Bupati Sampang Cup 2026 menjadi bukti bahwa Kabupaten Sampang semakin mampu menggelar berbagai acara berskala besar. Event ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, tetapi juga meningkatkan citra Kabupaten Sampang di tingkat nasional.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal
- Meningkatkan kunjungan wisatawan
- Mempererat hubungan antar komunitas
- Mendukung sektor UMKM dan pariwisata
- Meningkatkan reputasi Kabupaten Sampang
Dengan semua pencapaian dan dukungan yang ada, LPI Bupati Sampang Cup 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi Sampang untuk terus mengukir prestasi dan menjadi tuan rumah berbagai kegiatan yang lebih besar di masa depan. Event ini tidak hanya merayakan kecintaan akan burung perkutut, tetapi juga menegaskan posisi Sampang sebagai salah satu daerah yang siap berkontribusi dalam perkembangan budaya dan ekonomi Indonesia.

